Tentang Aku

Halo Semuanya! Apa kabar!? Pasti baik nih! Hari ini indah sekali, ya! Di sini kita akan membaca info tentang kicauan burung. Tapi tunggu dulu! Sebelumnya, aku ingin memberi info tentang diriku. Perkenalkan, nama saya Vincentia Cecilia Laura Zehn Padmanaba. Umur saya mau 12 tahun. Saya bersekolah di SD Santo Markus 1 di Jl. Kelapa Gading 3 (Di Jalan Kelapa Gading 3 bukan di Kelapa Gading 3), Jakarta Timur. Saya saat ini masih kelas 6 SD. Jadi, doakan saya dan teman-teman serta semua siswa siswi yang ikut ujian. Semoga kita semua lulus! Terimakasih. Mohon maaf jika saya terlalu bertele - tele. Sekarang! Marilah kita lihat info burung berkicau!!!

Kamis, 23 Februari 2012

Arti Kicauan Burung

Setiap pagi atau sore burung berkicau
Hmmm..... apa ya arti kicauan itu?



  • Berkicau Pagi Sore
            Kenapa kita mendegar kicau burung di pagi atau sore hari, ya? Hmmm.... setelah tidur semalaman, burung rupanya lapar. Begitu bangun tidur, burung pergi mencari makanan. Burung juga mencari makan setelah hujan turun. Hujan membuat burung kedinginan dan kelaparan. Di sore hari, burung mencari makan supaya tidak lapar di malam hari. Kebanyakan burung tidak berburu makanan di malam hari karena butuh sinar Matahari untuk melihat.
            Nah, saat mencari makan, dia memberitahu burung lain agar tidak merebut makanannya. Oleh karena itu, kamu sering mendengar kicauan burung di pagi hari, sore hari, atau sehabis hujan.


  • Suka Pamer
              Ssst, burumg juga suka pamer. Jika burung punya banyak makanan, burung suka bercerita pada temannya. Ada juga burung yang suka pamer keindahan suaranya. Burung yang suaranya bagus, suka bersiul. Dia bersiul untuk menarik burung betina. Siulannya sangat merdu. Burung betina biasa tertarik siulan merdu itu dan bersedia berteman.


  • Pelit dan Suka Mengomel
         Burung termasuk binatang yang pelit. Soalnya, burung tidak suka berbagi makanan dengan sesama burung. Setiap burung berusaha jadi penguasa pada sumber makanannya. Makanan itu berupa madu bunga, buah, biji-bijian, atau serangga yang hidup di pepohonan.
              Karena pelit, burung mengomel jika ada burung lain mendekati tempat makanannya. Cerewet sekali. Bahkan, burung asing diomeli sambil dikejar, lo. Omelan burung itu kamu dengar sebagai kicau burung. Hi hi hi... ternyata kicau burung itu omelan, ya!


  • Rahasia Jaring Peneliti
                Kita bisa tahu tingkah laku burung berkat peneliti burung. Peneliti burung mengamati burung dengan teropong atau binocular. Teropong sangat penting bagi peneliti. Karena, burung suka kabur jika ada manusia di dekatnya.
                Uniknya, burung yang diamati bisa ditandai. Tanda itu berupa cincin di kakinya. Bagaimana caranya memasang cincin di kaki burung liar, ya? Wah, burung liar ternyata harus ditangkap dulu! Burung ditangkap dengan jaring yang sangat lembut. Jaring di pasang di wilayah burung mencari makan. Saking lembutnya, burung yang terbang tidak tahu ada jaring di depannya. Burung pun menabrak jaring. Jatuh dalam jaring.
                Burung lalu ditandai dengan cincin bernomor di kakinya. Nomor cincin ini bisa terbaca saat diteropong. Dengan cincin itu, peneliti bisa mengamati seekor burung tanpa tertukar burung lain. Tingkah laku dan kebiasaan burung pun ketahuan.


  • Pohon Rumah Burung
                 Dimanakah burung tinggal? Di pinggiran atap rumah atau di kabel listrik? Kebanyakan burung tinggal di pepohonan. Pohon adalah rumah burung. Burung tinggal di pohon dengan hinggap di dahan. Tentu saja, burung basah kehujanan saat hujan turun. Tetapi, tidak usah kuatir, dedaunan pohon cukup melindungi burung dari air hujan, kok.

Kamu ingin menikmati kicauan burung? Tanamlah pohon di sekitar rumahmu. Semakin banyak pohon, semakin banyak omelan, eh, maksudnya kicauan burung.

1 komentar:

laura-padmanaba mengatakan...

Silakan berkomentar disini!!!